Environment Institute

Science Action Innovation

Secretary General

Secretary-General’s Statement on the Conclusion of the UN Climate Change Conference COP26

/
We must accelerate action to keep the 1.5 degree goal alive. Our fragile planet is hanging by a thread. We are still knocking on the door of climate catastrophe. It is time to go into emergency mode — or our chance of reaching net zero will itself be zero.
Patricia Espinosa

COP26 Reaches Consensus on Key Actions to Address Climate Change

/
I once again thank all of you for making COP26 a success and for working so hard. Let us enjoy what we have accomplished but let us also prepare for the next chapter of our journey together.
Peningkatan bencana karena cuaca ekstrem menandai dampak perubahan iklim

COP-26 Mengecewakan, Upaya Menekan Laju Perubahan Iklim Lemah

/
Konferensi tingkat tinggi perubahan iklim (COP-26) telah berakhir. Namun banyak pihak kecewa atas pertemuan itu yang tidak memperkuat upaya menekan laju perubahan iklim.

Inclusive Green Economy Modelling (IGEM) Course – Indonesia

The University of Indonesia through its School of Environmental Sciences has indicated interest in piloting the semester-long course on inclusive green economy (IGE) modelling.

Bridging Policy and Science for People, Planet, and Prosperity

In order to contribute in shaping just and sustainable future, the Environment Institute in collaboration with ACE Network, APIK Indonesia Network, and supporting by FNF will convene the International Webinar “Bridging Policy and Science for People, Planet, and Prosperity”.

Menuju COP26 di Glasgow: Memperkuat aksi dan ambisi iklim Indonesia

/
Dalam COP26 Glasgow, United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) akan mendorong negara-negara untuk memperbarui NDC mereka, sekaligus membuat strategi penurunan emisi GRK yang lebih ambisius.

Menanam Trembesi, Menyerap Emisi

Menanam pohon adalah aksi nyata untuk mengurangi emisi. Salah satu jenis pohon yang memiliki kemampuan tinggi menyerap karbon adalah trembesi. Pohon yang berumur 6-17 tahun dapat menyerap 1,5 juta karbon per tahun.

Para Kyai NU Dukung Upaya Hadapi Krisis Lingkungan

Nahdlatul Ulama mendukung dan memandang penting untuk mengatur penyelenggaraaan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dalam peraturan perundang-undangan untuk mengurangi emisi karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya

Launching Webinar

Inclusive Green Economy Modelling (IGEM) Course – Indonesia

Material:

International Webinar

Bridging Policy and Science for People, Planet, and Prosperity

Material:

Ngobrol Lingkungan: Saya Pilih Bumi

Gerakan perubahan perilaku yang seru, tanpa mengembangkan komunitas, hanya berbasis konten lingkungan namun juga dapat mengukur apa yang telah dicapai. Ayo galakan siapa, yang ngumpulan sampah apa yang buang sampah ...sembarangan?. Obrolan yang asik diikuti, santui tapi berbasis sains...

#PodcastIndonesia #PodcastLingkungan #Bumi #Lingkungan #PerubahanIklim #Plastik #Sampah #Laut
[+] Show More