Penggunaan air tanah di Jakarta semakin intensif dan dikhawatirkan mempercepat penurunan muka tanah serta menurunkan kualitas air tanah. Para ahli menyoroti bahwa eksploitasi air tanah tanpa pengelolaan yang baik dapat membuat tanah ambles dan memperparah risiko banjir serta intrusi air laut di kota yang sudah rawan ini, sehingga mendesak perlunya solusi alternatif sumber air bersih dan pengaturan penggunaan air bawah tanah.
Pakar lingkungan Mahawan Karuniasa menyatakan bahwa banjir ekstrem di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bukan hujan biasa, melainkan akibat dampak perubahan iklim — termasuk kemunculan Siklon Tropis Senyar di dekat garis khatulistiwa, sehingga intensitas hujan sangat tinggi dan sungai serta kawasan hutan di Sumatera tidak mampu menahan volume air.
Banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dipicu hujan ekstrem akibat siklon tropis Senyar serta diperparah perubahan tutupan lahan. Ekosistem yang melemah tak mampu menahan limpasan air, sehingga banjir menjadi lebih parah. BNPB mencatat 174 korban meninggal dan 79 orang hilang hingga 28 November 2025.
Air Kali Cakung Drain di Jakarta Utara terlihat menghitam pekat dan berbau menyengat, menyerupai warna kopi americano, akibat pencemaran limbah yang bersumber dari rumah tangga dan aktivitas industri di sekitarnya. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan menindak pembuang limbah ilegal karena kondisi itu diduga menunjukkan keberadaan zat berbahaya dan beracun (B3) dalam aliran air yang hampir tidak mengalir.
Pembangunan Giant Sea Wall di Pantura diperkirakan akan mengubah ekosistem pesisir dan berisiko merusak habitat mangrove serta terumbu karang. Proyek ini juga dianggap belum mampu mengatasi banjir rob dan penurunan muka tanah secara menyeluruh, sehingga perlu kajian lebih lanjut demi kelestarian lingkungan dan masyarakat sekitar.
Dosen UI mengusulkan regulasi dan sistem pelaporan yang lebih sederhana untuk mengatasi kekurangan pengawas dampak lingkungan. Dengan cara ini, pengawasan dapat dilakukan lebih efektif meski dengan sumber daya manusia terbatas. Kerja sama dengan perguruan tinggi dan pelibatan masyarakat serta NGO juga dianggap penting dalam pengawasan lingkungan yang lebih menyeluruh.
Environment Institute
Science Action Innovation
was established in 2010 and has been being dedicated for the nature and humanity. The vision of the organization is to become a part of global entity in sustaining the earth’s life support systems for the human welfare.

